Jika kearifan lokal hilang
Jika kearifan lokal hilang
Dampaknya bisa sangat signifikan bagi masyarakat dan bangsa. Berikut beberapa di antaranya:
- Erosi Identitas: Hilangnya kearifan lokal dapat menyebabkan masyarakat kehilangan jati diri dan nilai-nilai tradisional yang menjadi landasan moral dan sosial. Contohnya, generasi muda lebih tertarik pada budaya asing daripada budaya sendiri, sehingga melupakan tradisi dan bahasa daerah.
- Degradasi Lingkungan: Kearifan lokal seringkali mengandung praktik-praktik pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Hilangnya kearifan ini dapat menyebabkan eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan dan kerusakan lingkungan, seperti sistem subak di Bali yang pengaturan pengairannya secara tradisional dan berkelanjutan.
- Kerentanan Sosial-Ekonomi: Kearifan lokal seringkali menjadi sumber mata pencaharian dan ketahanan ekonomi masyarakat. Hilangnya kearifan ini dapat menyebabkan masyarakat menjadi lebih rentan terhadap perubahan ekonomi dan sosial, seperti hilangnya keterampilan membuat kerajinan tangan tradisional yang menyebabkan hilangnya mata pencaharian.
- Hilangnya Keunikan Bangsa: Kebudayaan daerah merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas suatu bangsa. Hilangnya Kebudayaan daerah berarti hilangnya jati diri bangsa, seperti Indonesia tanpa gamelan Jawa atau kain tenun ikat.
- Terkikisnya Kearifan Lokal dalam Menghadapi Tantangan Zaman: Kebudayaan daerah mengandung kearifan lokal yang telah teruji oleh waktu. Jika kearifan ini hilang, masyarakat akan kehilangan pegangan dalam menghadapi tantangan zaman.
Comments
Post a Comment